Konsep LPI Bagus, Persibo Tunggu Restu

19 09 2010

Bojonegoro.Keberadaan kompetisi ‘tandingan’ ISL, yakni Liga Primer Indonesia (LPI) yang sudah dideklarasikan Jumat (17/09/2010) lalu, membuat banyak pihak berspekulasi. Bahkan, klub kebanggaan warga Kota Ledre, Persibo Bojonegoro, juga sempat menggelar rapat internal khusus membahas masalah tersebut. Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, Minggu (19/9/2010) menyebutkan, jika sejauh ini pihak menejemen Laskar Angling Dharma belum menentukan sikap, apakah bergabung dengan tim yang sudah mewacanakan atau menolaknya. Mereka lebih memilih berkonsultasi atau lebih tepatnya meminta restu dengan beberapa pihak yang ikut memiliki Persibo diantaranya adalah bobotoh Boromania dan Bupati Bojonegoro, sebagai perwakilan warga Kota Ledre. Hal itu juga dibenarkan oleh Menejer Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar. Menurutnya, jika pada sosialisasi LPI di Jakarta kemarin itu, dirinya juga ikut hadir. “Dari paparan yang adam konsep LPI memang sangat bagus dan menguntungkan klub,” katanya. Sebab, klub akan dimudahkan dalam urusan bisnis dan mulai dibelajari untuk tidak tergantung dari APBD. “Misalnya klub bisa mendapatkan untung dari sponsor dan juga hak siar televisi,” sambungnya. Pria yang juga Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro itu menegaskan, walaupun menganggap bagus konsep yang ditawarkan dan dijelaskan oleh tim perumus LPI, tidak lantas pihaknya langsung menerima. “Jika, klub ini milik perorangan, jelas akan lebih mudah. Tetapi, Persibo Bojonegoro adalah milik warga Kota Ledre seutuhnya,” jelasnya. Dengan kondisi seperti itu, maka menejemen membutuhkan sumbangsih pemikiran dari penggiat bola di Bojonegoro, bahkan sampai perwakilan Pemkab Bojonegoro, yakni Bupati Suyoto. “Kita tidak gegabah dan masih membicarakan sampai saat ini. Yang jelas, kami belum mengambil sikap dan memilih menunggu,” lanjutnya. Yang terpenting lanjut Taufiq, jika pihaknya akan memantau perkembangan LPI hingga beberapa waktu kedepan sambil mempersiapkan Persibo Bojonegoro ke Indonesia Super League (ISL). Sebab, pihaknya tidak ingin adanya LPI membuat persiapan jawaran Devisi Utama musim lalu itu amburadul dan terganggu. Ditanya mengenai komunikasi dengan beberapa petinggi sepak bola dan klub di Indonesia ? Pihaknya memang telah melakukannya sejak lama. Itupun pihaknya yang dihubungi terlebih dahulu. “Sehingga, kami datang ke Jakarta untuk melihat dan mendengar paparan atau sosialisasi mengenai LPI itu,” lanjutnya. Seperti diketahui, jika Arema Malang dengan tegas telah menolak keberadaan “kompetisi tandingan” ISL itu melalui Media Officer, Sudarmaji. Sementara itu Persema Malang bersikap menunggu adanya tanggapan PSSI. [dul/ted]


Aksi

Information

One response

19 09 2010
dragon

sangat2 setuju

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: