Polisi Berhasil Tangkap Lima Tersangka

20 09 2010

Malang – Luar biasa. Begitu yang layak disandangkan kepada pihak kepolisian Polresta Malang. Pihak Polresta Malang sudah berhasil menangkap lima tersangka pelaku pembunuhan Fitrotin Nazizah (20) alias Pipit, seorang karyawati di Toko Kue di Simpanng Tiga Jaya, Jl Wiromargo, Klojen, Kota Malang Malang, Jumat (27/08/2010) lalu.

Awalnya, pihak kepolisian mengamankan 7 orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Namun, empat yang berhasil di tetapkan jadi tersangka. Diantaranya, Mulyanto alias Tompel (35), Agus Jumandoko alias Bolot (32), serta Sugianto alias Gato (20). Ketiganya merupakan warga Jalan Untung Sudiro, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Setelah berhasil menangkap tiga pelaku, polisi kemudian berhasil membekuk satu lagi tersangka yakni  Muhammad Iwan alias Kadir (18), warga Jl Sadewo, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota  Malang. Ia ditangkap saat rekreasi di Pantai Balekambang, Minggu (19/9/2010) siang.

Selanjutnya, penangkapan terakhir dilakukan kepada Soni (30). Ia berhasil dibekuk di rumahnya, di rumahnya pada Senin (20/09/2010) dini hari di rumahnya di wilayah Kedungkandang Kota Malang.

Kasatreskrim Polresta Malang, AKP Decky Hermansyah saat gelar kasus tersebut di ruang eksekutif Senin (20/09/2010) siang membeberkan, pihaknya sangat bersyukur dalam waktu 22 hari dari kejadian sudah bisa menangkap lima tersangka. “Lima tersangka ini masih ada kemungkinan akan bertambah lagi,” katanya.

Dari kelima tersangka itu ada 3 tersangka yang dilumpuhkan kaki kirinya. “Karena ketiganya berusaha lari saat akan dilakukan penangkapan. Maka terpaksa kami lumpuhkan kakinya. Yang kami lumpuh adalah Agus, Iwan, Agus dan Soni,” jelasnya.

Menurutnya, otak pelaku pembunuhan tersebut adalah Yanto. Ia yang mengajak tersangka lainnya. Motifnya pencurian dan kekerasan. “Soal nantinya ada motif lain, akan kami selidiki lebih lanjut. Bias berubah,” katanya.

Kata Decky, rencana pencurian tersebut hanya dilakukan rapat satu kali langsung terealisasi. “Yang masuk ke toko adalah empat orang. Yanto dan Iwan naik sepeda Prima, sementara Agus dan Gato atau Boneng naik sepeda motor Smash. Yang masuk ke took itu Yanto dan Agus,” katanya.

Yanto merencanakan tersebut karena dirinya awalnya, dua bulan sebelum peristiwa itu terjadi, pelaku diangkat jadi karyawan. Setelah 2 minggu karena jarang masuk dipecat. “Yanto dendam sama pemilik toko. Soal pipit dibunuh itu rekasioner saat dilokasi. Hanya memang sudah direncanakan, kalau melawan pipit akan di bunuh,” kata Decky.

Adapun yang membunuh korban adalah Iwan dan Yanto. “Karena korban melawan, kepalanya dibenturkan ke tempok di toko tersebut. Itu setelah diperkosa oleh Iwan dan Yanto. Jadi Iwan dan Yanto itu yang memerkosa korban,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Fitrotin Nazizah (20), alias Pipit ditemukan tewas di salah satu kamar Toko Kue Simpang Tiga Jaya, Jumat (27/8/2010) sore. Saat ditemukan, korban dalam kondisi setengah telanjang. Saat itu leher korban terjerat ikat pinggang warna putih dan wajahnya dibekap kain hitam. [ain/kun]


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: