Beli Jajan, Bocah TK Diperkosa Tukang Rombeng

24 09 2010

Surabaya – Nasib tragis harus dialami Siska (7 tahun). Berniat membeli jajan, bocah yang masih duduk di bangku TK kelas B ini malah menjadi korban perkosaan. Bocah yang tinggal di kawasan Jagir ini diperkosa Ujang Miming (33) seorang tukang rombeng.

Akibat perbuatan tersangka tersebut, korban mengalami syok berat. Beruntung tersangka berhasil ditangkap anggota Pidum Satreskrim Polrestabes Surabaya sesaat setelah kejadian. Kini tersangka mendekam di tahanan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Anom Wibowo mengatakan, perkosaan itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di sebuah rumah kosong di kawasan Jagir. Saat itu korban hendak membeli jajan di warung dekat rumahnya.

“Di tengah jalan, korban bertemu pelaku dan ditanya mau kemana. Ketika tahu korban hendak membeli jajan, tersangka memberi uang Rp 1.000. Katanya uang ini untuk tambahan membeli jajan,” kata Anom di Mapolrestabes Surabaya, Jalan Taman Sikatan, Jumat (24/9/2010).

Namun baru saja menerima uang, tersangka langsung menarik rambut korban dan dimasukkan ke sebuah rumah kosong. Nah, di rumah kosong itulah, keperawanan korban direnggut tersangka. Tak tanggung-tanggung, tersangka memperkosa korban sebanyak 3 kali.

Tentu saja kejadian ini membuat korban merintih kesakitan. Secara kebetulan ibu kandung korban mendengar rintihan suara anaknya ini. Ibu kandung korban lalu mencari asal suara anaknya tersebut.

Saat tahu suara anaknya dari rumah kosong, ibu kandung korban langsung membuka pintu rumah tersebut. Betapa terkejutnya ibu korban ketika melihat anaknya diperkosa tersangka. Saat itu, ibu korban melihat paha anaknya penuh dengan darah dan tak bisa berdiri.

“Sementara tersangka langsung berdiri dan memakai baju dan celana. Saking pinginnya mau kabur, tersangka sampai tak memakai celana dalam. Melihat tersangka mau kabur, ibu korban berteriak minta tolong,” kata Kanit Pidum AKP Arbaridi Jumhur.

Beruntung, tak jauh dari lokasi ada Ipda Subiantana, Kasubnit Idik I dan anggotanya sedang stand by. Seketika itu, tersangka langsung ditangkap dan digiring ke Polrestabes Surabaya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepada penyidik, Ujang mengaku memperkosa korban lantaran terpengaruh minuman keras (miras). “Tersangka ini mengaku terpengaruh miras. Dia mengaku minum sejak jam 1 siang hingga jam 5 sore. Saat mabuk itu, tersangka ini melihat korban dan terangsang,” kata Jumhur.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 285 KUHP da pasal 81 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindangan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [roz/kun]


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: